Saturday, September 22, 2018

Embung Jatisari: Spot Mancing Sore yang Syahdu

Halo ini adalah artikel pertama saya di situs WisataKlaten.info. Pada tulisan perdana ini saya akan mengupas salah satu spot mancing, Embung Jatisari. Embung di dusun Jatisari, desa Kradenan, Kecamatan Trucuk ini memiliki panjang kira-kira 45 meter dengan lebar 30 meter. Dengan luas yang dimiliki, embung Jatisari sangat bagus untuk spot mancing bagi para Angler.


Sekilas Pandang

Embung Jatisari merupakan kolam resapan air hujan dari pemukiman sekitar dan dialirkan menuju sisi selatan mengarah ke pesawahan sekitar. Banyak ikan yang ditebar di embung ini dan bebas dipancing oleh siapapun.

Memancing ikan merupakan kegiatan refresing yang mengasyikkan. Bagi sebagian orang, Fishing merupakan piknik yang menyenangkan versi mereka, karena saya pun suka mancing. Nah untuk Spot Embung Jatisari yang kita bahas kali ini terdapat sejumlah jenis ikan di dalam nya, apa sajakah itu? mari disimak.

Jenis Ikan

Di embung Jatisari ini terdapat setidaknya tiga jenis ikan yakni ikan Bawal, Gabus dan ikan Nila. Ikan bawal ada di kolam ini sengaja dimasukkan saat ada agenda mancing bebas acara pelantikan perangkat desa Trucuk tahun 2018.

Ikan Nila juga menjadi salah satu ikan yang menghuni spot mancing embung Jatisari ini. Bahkan jumlah ikan Nila sudah berkembang biak secara pesat. Dan terakhir ialah ikan Gabus yang merupakan ikan predator.

Lokasi dan Rute

Lokasi embung Jatisari Kradenan sangat mudah di cari. Letak nya sekitar 200 meter di belakang kantor Kecamatan Trucuk. Untuk info lebih detil silahkan amati gambar peta di bawah ini.

Map Embung Jatisari Kradenan Trucuk Klaten



Foto-foto Embung Jatisari Trucuk Klaten



Di spot mancing ini aku pernah mencoba mancing, sayangnya kondisi air sedang surut dan keruh jadi agak susah.

Dua kali saya nongkrong di embung Jatisari, yang pertama menggunakan umpan lumut dan yang kedua pakai joran casting. Berikut ini simak saja kisahnya hehe.

Pertama pakai umpan lumut, karena disitu banyak ikan nila maka inisiatif bawa umpan lumut. Lemparan pertama langsung disambar, sayangnya tidak strike. Berlangsung berkali-kali proses ini hingga kuamati rupanya yang menyambar hanya ikan nila kecil saja.

Karena hari sudah siang, kuputuskan cabut saja dan jemput anak sekolah. 

Pada lain hari aku masih penasaran, katanya disitu juga ada ikan gabusnya makanya aku datang lagi dengan joran casting. Apalah daya, puluhan kali melempar lure (umpan tiruan) hasilnya nihil, tidak ada sambaran.

Ikan gabus memang ada akan tetapi spot tidak mendukung dikarenakan tidak ada sama sekali tanaman air disitu untuk tempat gabus sembunyi.

Pada akhirnya saya pun pulang dengan tangan hampa dan lanjut jemput anak dari sekolah. 

Buat para angler yang ingin coba mancing disana langsung saja mangkat dan lempar umpannya hehe. Selain di embung Jatisari tidak jauh dari sana juga ada embung Kali Gedang, dan saya sudah ulas juga disini.

Itulah sedikit informasi dari WisataKlaten.Info mengenai tempat pariwisata spot mancing, Embung Jatisari. Jangan lupa untuk ajak saya kalau hendak mancing sore disana, soalnya tempatnya amat syahdu.

No comments:

Post a Comment